Selamat datang di Blog Mas J. Semoga membantu
TopBottom
Announcement: jika ingin menulikan sesuatu. atau komplind silahkan kirim email ke robinewton1@gmail.com.

Resum Perisan IV

Posted by robi at 19 October 2011
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit


Kerja Cerdas dan Nilai Diri
By : A.B Tjandrarini, S.Si., M.Kom

Sabtu, 15 Oktober 2011 adalah hari dimana kita melakukan perisan yang ke sekian kalinya, yang selalu kita lakukan di area STIKOM Surabaya, kampus kita tercinta. Perisan hari itu, bertemakan “Kerja cerdas dan Nilai diri”. Yang akan dibawakan oleh Bu Tjandrarini S.SI,M.Kom. Dengan mengawali perjumpaan beliau menceritakan sebuah cerita yang mempunyai 2 sisi perbedaan.




Ada 2 anak yang mempunya seorang ayah yang sebelum di akhir hayatnya, beliau memberikan saran kepada anak-anak beliau. Kepada anaknya, sang ayah memberikan 2 buah saran yang mempunyai penilaian yang berbeda.
1.      Jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu
2.      Jika pergi ke toko jangan sampai mukamu terkena sinar matahari

Setelah beberapa tahun kemudian :
-          Anak sulung bertambah kaya
-          Anak bungsu bertambah miskin

Setelah kejadian tersebut terjadi, sang ibu yang masih hidup meras heran, mengapa anak pertama dengan anak kedua jauh berbeda nasibnya. Setelah itu sang ibu bertanya kepada kedua anaknya.
Pertama kepada anak yang bungsu, “ nak, mengapa hidup kamu begini..? apa engkau tidak menjalankan nasehat ayah kamu dulu..?”. Dan sang anak pun menjawab, “ saya menjalankan apa nasehat ayah yang telah di berikan kepadaku”. “Trus mengapa hidupmu sekarang begini..?” kata sang ibu. “Dari saran ayah yang diberikan kepadaku, saya sudah menjalankannya bu. Pertama, Jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu, saya tidak pernah meminta siapa pun yang pernah berhutang kepada saya. Dan kedua, Jika pergi ke toko jangan sampai mukamu terkena sinar matahari, saya juga sudah menjalankannya. Setiap saya pergi ke toko, saya selalu berusaha untuk memakai payung, naik angkot, atau sebaagainya agar wajahku tidak terkena matahari.
Setelah mendengar semua cerita anank bungsu, sang ibu ganti bertanya kepada anak sulung. “nak, mengapa hidupmu ini begitu berbeda dengan adik kamu? Apa kau sudah  menjalakan semua saran ayah kamu..?”. Dan anak sulung pun menjawabnya, “saya sudah menjalankan senmua saran yang di katakan  ayah dulu bu, yang pertama ayah menyarankan Jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu, dari itu saya tidak pernah memberikan hutang kepada semua orang, agar saya tidak capek-capek untuk menagih hutang. Kedua, Jika pergi ke toko jangan sampai mukamu terkena sinar matahari, dari saran itu saya selalu prgi ke toko pada saat saya pagi-pagi sekali dan saya menutup toko pada saat malam hari, dimana semua orang sudah tidak ada kegiatan.

Dari sedikit cerita di atas, kita tahu bahwa sebuah informasi/pesan sangatlah berharga untuk kita, tetapi tidak semua informasi/pesan itu selalu berbuah positif, semuanya tergantung kepada kita, bagaimana kita mengolah dan memikirkan informasi/pesan yang kita terima. Jangan sampai dari informasi/pesan tersebut menjerumuskan kita.

Dari semua itu,
1.      Setiap kalimat  memiliki presepsi yang berbeda à bagaimana kita isa mengolah dan memikirkan pesan yang di terima.
2.       Dengan positif attitude segala kesulitan adalah perjalanan sukses à untuk menjadi sukses sangatlah susah, tetapi pada akhirnya hasilnya bisa memuaskan.
3.      Berusaha melakukan hal biasa yang dikerjakan dengan cara yang luar biasa àmengolah sesuatu yang sederhana, menjadikan sesuatu yang luar biasa dengan kreatifitas sendiri.


Makna dari sebuah pesan :
Ø      Sebuah kalimat ditanggapi dengan presepsi berbeda
Ø      Dengan positif attitude segala sesuatu kesulitan adalah perjalanan menuju sukses
Ø      Berusaha melakukan hal biasa dikerjakan dengan cara yang luar biasa




Kerja Cerdas

Kerja Cerdas adalah kerja dengan usaha sama tetapi memberikan hasil yang lebih besar (dua kali lebih besar)
Yang terpenting untuk diterapkan adalah bekerja untuk manfaat maksimum.

Prinsip Kerja Cerdas :
1. Orientasi Hasil                         : Perencanaan tepat waktu
2. Disiplin                                    : Pelaksanaan memperhatikan apa yang sudah direncanakan
3. Dukungan                                 : Rekan kerja, kerabat dalam hal informasi, tenga dan dana
4. Meminimalkan Kesia-siaan         : Mengurangi hal – hal yang tidak bermanfaat.

Inti Kerja Cerdas (Margaret Steen) :
  1. Manajemen Waktu
  2. Melakukan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien
  3. Melakukan trobosan – trobosan baru
Nilai Diri – Self Value :
1. Sebagai suatu contoh uang Rp 1.000,.terdapat arti sebagai berikut ;
          > angka ‘nol’ pertama  = knowledge
          > angka ‘nol’ kedua     = Skill
          > angka ‘nol’ ketiga     = Attitude
2. Siapa pun akan tertarik dengan atribut – atribut positif dalam diri kita
3. Nilai kita ditentukan oleh kualitas diri.

Terdapat 10 macam Kualitas Pribadi yang Disukai :
1. Ketulusan      
2. Kerendahan Hati

3.  Kesetiaan               : a. Punya komitmen yang kuat
                                    b. Selalu bisa di percata
4.  Berpikir Positif      : Lebih suka memberi solusi
5.  Keceriaan
6.  Bertanggung Jawab
7.  Percata Diri           : a. Menghargai diri sendiri
                                    b. Menghargai orang lain
8.  Kebesaran Jiwa      : Tegar dalam menghadapi masa – masa sulit
9.  Easy Going             : a. Berusaha mengecilkan masalah yang besar
                                    b. Tidak suka mengukit masa lalu
                                    c. Merencanakan masa depan

10. Empati                  : a. Bisa menempatkan diri pada posisi orang lain
                                   b. Selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain                                      
READ MORE.......................

Labels:

“LOW PROFILE" : PERLUKAH?

Posted by robi at 10 October 2011
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit


Ada istilah yang sering digunakan dalam pergaulan yakni low profile.Sebutan ini sering ditujukan pada seseorang yang sebenarnya potensial namun tidak mau menonjolkan diri di hadapan publik. Karena pembawaannya, orang yang low profile umumnya rendah hati. Hampir-hampir selalu menghindari berdebat keras di depan umum. Atau ekstremnya tidak banyak ngomong. Namun bukan berarti introvert. Di dunia organisasi kalau toh orang itu punya gagasan selalu disampaikan lewat atasannya. Sifat itu berkaitan dengan kultur, sifat bawaan orang bersangkutan, dan bisa berkait dengan perekayasaan yakni semacam aturan tertulis dan konvensi.
         Tidak jarang seseorang, misalnya yang memiliki kedudukan wakil direktur (wa-dir) dihadapkan pada kesulitan ketika akan menyampaikan gagasan dalam suatu rapat manajemen. Kesulitan ini berkaitan dengan semacam “tatakrama” dalam hal tutur kata dan hirarki jabatan. Ada semacam aturan tidak tertulis atau konvensi ketika atasan hadir dalam rapat tersebut sebaiknya wakilnya jangan proaktif banyak bicara. Kecuali dimintai atau diberi kesempatan berpendapat. Termasuk juga ketika ada “obrolan yang melibatkan para direksi dan wa-dir. Ada semacam konvensi, sang wa-dir sebaiknya low profile karena “khawatir” atasannya merasa tersinggung dan wibawanya turun. Belum lagi ada pertanyaan menggoda kalau wa-dir proaktif bicara dan bekerja ; lalu mana yang sebenarnyareal direktur? Apakah sang direktur atau wakilnya?
         Sifat low profile seseorang sering dihadapkan pada keputusan dilematis. Hal ini kalau low profile itu diposisikan sebagai hasil suatu rekayasa aturan. Ambil contoh saja, di satu sisi sang direktur jarang bicara dan kalau pun bicara tetapi mutunya rendah. Dan cenderung tidak bersemangat menerima gagasan dari wakilnya. Sementara di sisi lain wakilnya jauh lebih cerdas. Namun karena bersifat low profile yang artifisial maka gagasannya berhenti hanya di dalam hati saja. Padahal untuk menghadapi beberapa hal yang mendesak dan strategis, keputusan cemerlang perlu segera diambil. Bisa ditebak apa akibatnya bagi pengembangan unit yang dipimpin direksi bersangkutan.
          Dalam dunia usaha yang beroperasi semakin mengglobal maka dibutuhkan terobosan-terobosan cemerlang. Terobosan itu lahir melalui proses manajemen perubahan. Di dalamnya ada kegiatan diskusi intensif di antara para manajemen dan karyawan. Dalam model manajemen kemitraan (partnership) siapapun didorong untuk mengemukakan pendapat. Begitu pula kalau perusahaan sudah menjadi organisasi pembelajaran. Perusahaan mengembangkan transparansi, akuntabilitas, dan pelatihan-pengembangan diri di kalangan karyawan (manajemen dan non-manajemen). Karena itu perilaku low profile yang direkayasa manajemen puncak sudah ketinggalan zaman. Model itu akan menghambat perkembangan inisiatif, kreatifitas, dan daya inovasi manajemen dari para subordinasi. Biarkanlah mereka secara terbuka dan khusus langsung ke atasan dan sesama mitra kerja untuk menyampaikan semua gagasannya.
         Namun di sisi lain sifat bawaan low profile yang mencerminkan kerendahan hati dan tidak menonjolkan diri sangatlah dibutuhkan perusahaan. Itu penting sebagai modal integritas pribadi karyawan dalam meningkatkan pengembangan diri sendiri. Termasuk pengembangan hubungan kerja dan sosial yang saling mengerti dengan mitra kerja dan dengan atasan. Selain itu sebagai pekerja keras dan cerdas, salah satu ciri seorang karyawan  yang baik adalah low profile. Malah konon sebagian khalayak berujar, biarkan saja seseorang itu bersifat low profile asalkan high bonafide.
sumber :
ronawajah
READ MORE.......................

Labels:

Resume perisan 8 Oktober 2011

Posted by robi at 09 October 2011
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit


Pada hari sabtu, 18 oktober 2011 STIKOM Surabaya mengadakan acara perisan yang keempat.
Pagi hari itu seperti biasa, kita para MABA di suruh panitia untuk datang paling lambat pada pukul 06.15 WIB. Perisan hari in, sama seperti perisan kemarin. Semua panitia di pimpin oleh para mahasiswa baru agar kita tahu cara mengkoordinir sesuatu yang kita pimpin.
Setelah semua peserta sudah berkumpul, dimulailah acaranya dan  tema perisannya adalah tentang “NAPZA”, di mulai dengan berkumpul dan baris di lapangan parkir. Semua yang telah hadir di suruh untuk absentsi kehadiran seperti biasanya.
Setelah absentsi selesai, para peserta di giring ke arena prestasi di lantai 9 untuk memulai acaranya, di sana kita di datangkan tamu dari GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika). Yaitu suatu organisasi yang menangani dan melakukan penyuluhan-penyuluhan di suatu sekolah, kampus, dan tempat lainnya untuk mengerti tentang dampak dan resiko dari narkotika. Di sini, kita membahas soal semua yang bersangkutan dengan narkotika. Seperti;
1. Apa itu narkotika?
2. Bagaimana cara penyebarannya, ciri pemakaiannya?
3. Apa bahaya narkoba?
4. Dan bagaimana solusinya?

Pertama kita di jelaskan apa sih narkotika itu?
Narkotika adalah narkoba, psikotropika, dan bahan adiktif.
1. Narkoba
-          Zat dari tanaman atau bukan tanaman, yang dapat menurunkan atau merubah kesadaran, mengurangi sampai hiang rasa nyeri dan dapat timbul ketergantungan. Contohnya seperti; narkoba, cocain, opium

2. Psikotropika
-          Zat atau obat yang berkasiat psioaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat. Contohnya seperti; sabu, ekstasi
3. Bahan adiktif
-          Bahan atau zat yang bukan narkotika maupun psikotropika yang dapat menimbulkan kergantungan. Contohnya seperti; alkohol, kafein, nikotin


> Ganja
   Mempengaruhi perasaan, penglihatan dan pendengaran.
   Efek : 
1.      Konsentrasi hilang
2.      Denyut jantung cepat
3.      Hilang keseimbangan dan koordinasi tubuh
4.      Rasa gelisah dan panik
5.      Depresi kebingungan
6.      Halusinasi

> Heroin
   Dapat “menjerat”pemakaiannya dengan cepat baik fisik atau mental.
-          Bila pemakaian dikurangi maka timbul sakit
-          Jika dihentikan timbul kejang-kejang

> Ekstasi/inek
-          Termasuk psikotropika, biasanya di produksi secara ilegal, berbentuk tablet atau pil
-          Mendorong tubuh bekerja di luar batas kemampuan

> Sabu
-          Pengguna menjadi tergantung secara mental dan pemakaian yang lama menyebabkan
peradangan  pada otot nadi atau kematian.
-          Nama jalanan: sabu, kristal, ubas, glass, ice
-          Efek :
1.      Berat badan menurun
2.      Halusinasi
3.      Kerusakan hati dan ginjal
4.      Kerusakan jantung
5.      Stroke
6.      Kematian

> Rokok
-          Dibedakan menjadi 2, yaitu:
1.      Perokok aktif : orang yang menghisap asap pembakaran rokok
2.      Perokok pasif: orang yang tidak merokok tetapi menghirup asap rokok
-          Akibat  à  gangguan:
1.      Saluran pernapasan
2.      Sistem kardiovasikoler
3.      Sistem syaraf pusat
4.      Sistem pencernaan
5.      Organ reproduksi
6.      Menyebabkan kanker

> Alkohol
1.      Menekan susunan syaraf  pusat, perlambat fungsi otak
2.      Menurunkan kemampuan pengendalian diri

-          Akibat :
-          Perubahan mental
-          Ketagihan
-          Kebutaan
-          Kerusakan hati
-          Kerusakan sistem reproduksi

> Cara penyebaran
1.      Tubuh : menggunakan anggota tubuh untuk menyimpan barang.
2.      Dalam benda : mamakai benda-benda yang mungkin akan di pasarkan.
3.      Paket pos : lewat media pos untuk transaksi, langsung di kirim pada pemasan.
4.      Bawah tumpukan : menggunakan media buah, sayur  atau yang lain untuk menutupi barang.

> Lokasi
   Penyebaran transaksi di lakukan pada lokasi-lokasi tertentu, seperti contohnya:
-          Diskotik, hotel, pertokohan, pasar, warung, perumahan, lokalisasi, parkiran, kampus, sekolah, dsb.

> Faktor memakai narkoba
1.      Internal :
- coba-coba, kepribadian lemah, tidak percaya diri, agama kurang kuat, ingin di terima
  kelompok, trend/mode, senang-senang.

2.      Eksternal :
- tinggal di peredaran, sekolah di lingkungan rawan narkoba, bergaul dengan pemakai,
   dorongan kelompok, broken home, mudah mendapatkan nakoba.

> Ciri pemakaian :
·         Perubahan sikap dan perilaku
- prestasi menurun
- malas belajar
- tidak sopan
- suka mengurung diri
- sering bohong
·         Perubahan fisik
- jalannya sempoyongan
- suka melamun/ ketawa sendiri
- apatis
- takut air à malas mandi

> Bahaya narkoba
·         Fisik
- teler
- sakau
- sakit
- HIV/AIDS
- seks bebas
- ketergantungan
- over dosis
·         Sosial
- keluarga
- masyarakat
- kriminal
- lokalisasi
·         Strategi
- masa depan generasi muda
- rusak moral
- tidak punya rasa cinta tanah air
- masa depan negara suram

> Solusi
-          Berbuat positif
-          Tanamkan nilai - nilai agama
-          Pola hidup sehat
-          Sibukkan diri dengan kegiatan yang bermanfaat
-          Jangan ragu menolak narkoba


Dari semua keterangan tentang narkotika di atas, saya menyimpulkan bahwa narkoba adalah barang yang tidak memiliki manfaat bagi diri kita dan orang lain. Dan narkoba sangat perlu dihindari, bahkan kalau bisa dimusnakan. Agar regenerasi bangsa kita terhindar dari barang haram tersebut, dan regenerasi bangsa bisa menjadi insan yang berguna bagi keluarga, masyarakat serta bangsanya sendiri. Jadi, MARI TINGGALKAN NARKOBA DEMI MASA DEPAN KITA..!!
READ MORE.......................

Labels:

SEJARAH DELL

Posted by robi at 18 September 2011
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit


Michael Dell yang saat itu sedang berkuliah di University of Texas, Austin pada tahun 1984 mendirikan sebuah perusahaan PC's Limited dengan modal awal $1000. Perusahaan yang pada awalnya dijalankan dari luar area kampus tepatnya di sebuah kamar asrama di Dobie Center, mempunyai tujuan awal sebagai penjual komputer IBM-compatible yang dirakit dari komponen-komponen yang telah disediakan. Michael Dell menjalani bisnisnya dengan keyakinan bahwa menjual komputer secara langsung ke konsumen dapat membantu PC's Limited lebih memahami kebutuhan konsumen dan mampu memberikan solusi efektif atas kebutuhan tersebut. Michael Dell berhenti dari sekolah agar dapat lebih memfocuskan diri terhadap bisnisnya yang sedang berkembang.
Pada tahun 1985, perusahaan memproduksi (di Zimbabwe) komputer pertamanya yang diberi nama "Turbo PC". Komputer yang merupakan hasil rancangan sendiri tersebut menggunakan prosesor Intel 8088-compatible dan berjalan pada kecepatan 8MHz. Sistem komputer tersebut ditawarkan melalui majalah komputer nasional untuk penjualan langsung kepada konsumen. Konfigurasi dari komputer yang ditawarkan masih dapat diubah sesuai dengan kebutuhan konsumen berdasarkan pilihan-pilihan konfigurasi yang ada. Penawaran ini memungkinkan harga jual yang lebih murah dibandingkan dengan merek-merek ritel yang sudah ada dan kemudahan bagi konsumen dengan tidak perlu merakit komponen sendiri. Walaupun bukan termasuk perusahaan pertama yang berbisnis dengan model usaha seperti ini, PC's Limited merupakan salah satu perusahaan pertama yang sukses dengan model usaha tersebut. Perusahaan Dell meraih pendapatan kotor lebih dari $73 juta pada tahun pertama.
Pada tahun 1989, PC's Limited mengoperasikan program on-site-service (layanan ditempat) pertama kali sebagai pengganti dari pusat layanan yang biasa disediakan oleh peritel-peritel lokal. Juga pada tahun 1987, perusahaan mulai beroperasi di Inggris; diikuti dengan 11 negara-negara lain dalam kurun waktu 4 tahun. Pada tahun 1989, estimasi nilai bisnis perusahaan naik dari $30 juta menjadi $80 juta yang berasal dari penawaran saham publik awal (initial public offering) sebanyak 3,5 juta lembar saham dengan harga $8,50 per lembarnya. Kemudian pada tahun 1988 perusahaan berubah nama menjadi "Dell Computer Corporation"
Pada tahun 1990, Dell Computer Corporation mencoba menjual produk-produknya secara tidak langsung melalui warehouse-clubs dan computer-superstores, namun memperoleh hasil yang kurang memuaskan, dan kembali fokus pada model usaha penjualan produk langsung ke konsumen. Di tahun 1992, Majalah Fortune memasukan Dell Computer Corporation kedalam daftar 500 perusahan besar dunia.
Pada tahun 1996, Dell mulai menjual produk melalui internet.
Pada tahun 1999, Dell mengambil alih perusahaan Compaq dan menjadi penjual Computer Personal terbesar di Amerika Serikat dengan pendapatan $25 Milyar sesuai dengan laporan bulan Januari 2000. Untuk melengkapi expansi diluar komputer, para pemegang saham setuju mengubah nama perusahaan menjadi "Dell Inc." pada rapat tahunan perusahaan tahun 2003.
Pada bulan Maret 2002, Dell mencoba memasuki pasar multimedia dan home-entertainment dengan memperkenalkan produk televisi, handhelds, dan pemutar suara digital. Dell juga memproduksi printer Dell untuk pengguna rumahan dan kantor-kantor kecil. Michael Dell mengundurkan diri sebagai CEO pada tanggal 16 Juli 2004, namun tetap mempertahankan kedudukan sebagai Ketua Dewan Komisaris. Kevin Rollins yang telah memegang berbagai jabatan eksekutif di perusahaan Dell, ditunjuk sebagai CEO yang baru.
Pada tanggal 22 Desember 2004, perusahaan Dell mengumumkan akan membangun pusat perakitan baru di daerah Winston-Salem, Carolina Utara; Dewan pemerintahan kota menyediakan paket insentif sebesar $37,2 Juta untuk Dell; Amerika Serikat memberikan $250 Juta paket insentif dan pengurangan-pengurangan pajak.
Pada bulan Januari 2005, kontribusi penjualan dari pasar internasional pada kedua kuartal tahun fiskal 2005 meningkat, sesuai dengan pengumuman yang diungkapkan perusahaan.
Pada bulan Februari 2005, Dell muncul pertama kali dalam daftar "Perusahaan yang Paling Disegani' yang dikeluarkan oleh Majalah Fortune.
Pada bulan November 2005, Majalah BusinessWeek mengeluarkan artikel "It's Bad to Worse at Dell" yang berisi tentang ketidakmampuan Dell dalam memenuhi target perkiraan pemasukan dan penjualan yaitu lebih buruk daripada yang diperkirakan pada kinerja finansial kuartal ketiga -suatu pertanda buruk untuk perusahaan yang selalu menghargai rendah pemasukannya. Dell mengakuinya bahwa cacat kapasitor yang terdapat pada motherboard Optiplex GX270 dan Optiplex GX280 saja sudah menghabiskan dana perusahaan sebesar $300 Juta. CEO Kevin Rollins sebagian menyalahkan buruknya kinerja perusahaan pada fokus PC low-end
Pada tanggal 23 Maret 2006, Dell membeli perusahaan pembuat perangkat keras komputer Alienware. Rencananya, Allienware tetap diijinkan beroperasi secara independen melalui manajemen yang sudah ada. Diharapkan Allienware dapat memperoleh manfaat dari proses produksi Dell yang efisien.
Pada tanggal 31 Januari 2007, Kevin Rollins, CEO perusahaan yang mejabat sejak tahun 2004, mengundurkan diri dari jabatan CEO dan Direktur secara tiba-tiba. Michael Dell kembali masuk sebagai CEO perusahaan. Investor dan para pemegang saham lainnya beranggapan pengunduran diri Kevin Rollin diakibatkan oleh buruknya performa perusahaan. Pada saat yang sama, perusahaan mengumumkan untuk keempat kalinya dalam lima kwartal bahwa pendapatan perusahaan akan gagal mencapai prakiraan analis yang telah ditetapkan.
Pada bulan Februari 2007, Dell menjadi subyek penyelidikan resmi yang dilakukan oleh US SEC dan US Attorney General dari Distrik Selatan, New York. Perusahaan belum secara formal membukukan laporan keuangan antara kwartal ketiga atau keempat pada tahun fiskal 2006, dan beberapa tuntutan melawan hukum lainnya yang merupakan sebagai akibat dari (buruknya) performa fiskal baru-baru ini (2007). Minimnya laporan keuangan formal dapat mengakibatkan sebuah perusahaan dikeluarkan dari daftar NASDAQ, namun Dell menanggapi kemungkinan tersebut sehingga perdagangan saham dapat mungkin terus dilakukan dengan normal.
Pada tanggal 1 Maret 2007, Dell mengeluarkan pendahuluan laporan keuangan empat bulanan yang menunjukkan penjualan kotor sebesar $14,4 Milyar, turun 5% dari tahun sebelumnya, dan pendapatan bersih sebesar $687 Juta (30 sen per saham), turun 33%. Pendapatan bersih perusahaan mungkin saja lebih rendah lagi jika tidak dilakukannya penghilangan bonus-bonus karyawan, yang kalau dihitung sekitar 6 sen per saham. NASDAQ telah memperpanjang tenggat waktu untuk pembukuan laporan keuangan sampai 4 May.


Dell dan AMD
Pada tanggal 17 Agustus 2006, Dell merilis kepada press bahwa mulai bulan September 2006, komputer desktop Dell Dimension akan menggunakan prosesor-prosesor dari AMD dan pada akhir tahun Dell akan merilis dua-soket, server multi-procesor dengan prosesor AMD Opteron, beralih dari prosesor Intel seperti yang biasa dilakukan Dell pada masa-masa sebelumnya.
CNet News.com pada tanggal 17 Agustus 2006 mengemukakan bahwa CEO Dell Kevin Rollins adalah orang dibalik langkah Dell terhadap teknologi prosesor AMD untuk mencapai efektivitas biaya. Senior VP AMD dari bidang bisnis komersil, Marty Seyer mengantakan "Langkah Dell menawarkan produk-produk yang berbasiskan prosesor AMD adalah merupakan sebuah kemenangan untuk Dell, industri dan lebih penting lagi bagi konsumen Dell".
Pada tanggal 23 Oktober 2006, Dell mengumumkan dua server baru berbasikan AMD - the PowerEdge 6950 dan PowerEdge SC1435 - sebagai tanda dimasukinya pasar server berbasikan AMD.
Pada tanggal 1 November 2006, Website Dell mulai menawarkan notebook-notebook yang menggunakan prosesor AMD (Inspiron 1501 dengan layar 15,4") dengan pilihan single-core MK-36 prosesor, dual-core Turion X2 chips atao Mobile Sempron.


Dell dan Linux
Pada tanggal 26 Februari 2007, Dell mengumumkan pihaknya telah memulai program untuk menjual dan mendistribusikan komputer-komputer yang telah diinstall dengan Linux terlebih dahulu. Dell mengindikasikan bahwa SUSE Linux dari Novell yang akan digunakan pertama kali. Namum, pada tanggal 27 Februari 2007 Dell menyatakan pihaknya tidak mempunyai rencana untuk menjual komputer yang teristall dengan Linux berkaitan dengan pengumuman yang telah diumumkan sebelumnya. Pada tanggal 28 Maret 2007, Dell mengumumkan akan mulai memasarkan beberapa komputer desktop dan laptop yang telah terinstal dengan Linux, namun tak ada petunjuk pasti mengenai distribusi Linux atau perangkat keras mana yang akan digunakan. Menurut halaman institusi Dell, pendiri Dell, Michael Dell menggunakan GNU/Linux distribusi Ubuntu 7.04 Feisty Fawn di laptopnya. Pada tanggal 1 May 2007, Dell mengumumkan akan memasarkan produk yang menggunakan Linux distribusi Ubuntu. Pada tanggal 24 May 2007, Dell mulai menjual laptop, komputer kelas ekonomis, dan PC kelas atas yang menggunakan Linux Ubuntu 7.04


Kembalinya Michael Dell
Seperti judul diatas, Michael Dell kembali sebagai CEO perusahaan pada tanggal 31 Januari 2007. Sebagai Ketua Dewan Komisaris, Michael Dell telah memberikan masukan yang signifikan kedalam operasional perusahaan ketika Rollins masih menjabat sebagai CEO. Kembalinya Michael Dell sebagai CEO membawa perubahan langsung terhadap operasional perusahaan, yaitu perginya beberapa wakil-presiden senior dan masuknya orang-orang baru kedalam perusahaan. Daftar pimpinan yang pergi meninggalkan perusahaan:
  • Kevin Rollins, CEO
  • James Schneider, CFO
  • John Medica, senior vice president, consumer products
  • Joe Marengi, senior vice president, Americas
  • John Hamlin, senior vice president, worldwide online operations
  • Paul McKinnon, senior vice president, human resources
  • Rosenda Parra, senior vice president/general manager, home & small business group
  • Glenn E. Neland, senior vice president, procurement
Daftar pimpinan baru yang masuk:
  • Michael Dell, CEO (dari Ketua Dewan Komisaris)
  • Don Carty, CFO (anggota Dewan Komisaris)
  • Michael R. Cannon, mantan CEO dari Solectron, sebagai presiden untuk opersional global
  • Ron Garriques, mantan kepala Motorola unit telepon selular, sebagai presiden, consumer product design
  • Stephen F. Schuckenbrock, integrasi dan konsultasi bisnis skala besar
Michael Dell mengumumkan sejumlah kebijakan-kebijakan dan rencana (bagian dari insiatif "Dell 2.0") guna meningkatkan performa keuangan perusahaan. Diantaranya meliputi:
  • Penghapusan bonus tahun 2006 bagi karyawan dan menggantinya dengan penghargaan yang diberikan berdasarkan kebijakan
  • Mengurangi jumlah manager yang melapor langsung ke Michael Dell dari 20 menjadi 12 orang
  • Dari catatan penting tahun sebelumnya, "build, partner and buy" untuk meningkatkan kemampuan layanan
  • Pengurangan birokrasi.
Dell Inc. tampaknya lebih memfokuskan pada usaha-usaha untuk mengurangi biaya ketimbang mengeluarkan inovasi baru. Hal ini sejalan dengan sejarah perusahaan dalam memasarkan unit-unit dengan biaya yang seminimal mungkin melalui penjualan langsung ke konsumen. Dalam interview dengan Business Week, Tuan Dell mengatakan, "Perusahaan ini tahu bagaimana caranya melakukan sesuatu yang pernah dilakukan sebelumnya dengan baik."
READ MORE.......................

Labels:

Resume PERISAN tgl 10 september 2011

Posted by robi at 13 September 2011
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit

Hari itu hari sabtu, tgl 10 September 2011, Maba STIKOM Surabaya periode 2011 akan mengikuti kegiatan PERISAN (Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Diri) di Ruang SG (Serbaguna). Sebelumnya para maba mengikuti Apel pagi bersama di halaman kampusSTIKOM Surabaya. Sementara teman2 sudah berbaris rapi di barisannya masing2, masih saja ada teman2 lain yang masih terlambat datang apel pagi. Semoga saja teidak terulang lagi di minggu depan.

 Disitu saya dan teman menyayikan Lagu kebangsaan bangsa Indonesia yaitu Indonesia Raya serta Hymne STIKOM. Teman - teman dan saya pagi itu sangat bersemangat sekali mengikuti acara tersebut. Karena bagi saya hari itu adalah hari terkahir saya mengikuti OKK susulan 2011. Akhirnya setelah bersusah2 payah dalam 3 hari mengikuti OKK susulan akhirnya kelar juga.

Setelah apel pagi, langsung saja kami dibawa ke ruang SG untuk diberi pengarahan tentang Spirit of Life.  Hari ini saya diberi materi tentang wawasan Spirit of Life yang berkaitan tentang motivasi dan semangat juang untuk bisa menempuh masa depan dengan melalui STIKOM Surabaya. Dengan pembicara P. Bambang dan P. Julianto. P. Bambang mengulas tentang  "Motivasi" serta definisi dari motivasi itu sendiri. Sedangkan P. Julianto menerangkan tentang Entrepreneurship.

Pak Bambang menjelaskan bahwa motivasi mempunyai 3 elemen penting. Yaitu :

  1. Intensity  : How hard a person tries (seberapa keras seseorang berusaha)
  2. Direction : Toward benefecial goal (mencapai tujuan yg menguntungkan)
  3. Persistence : How long a person tries (Seberapa lama seseorang berusaha)
Lalu Beliau juga menjelaskan kebutuhan manusia dan teori motivasi. Yang dimaksud dengan Kebutuhan adalah :
  • Kekurangan yang dirasakan manusia pada waktu tertentu.
  • Suatu keaadaan internal yang menyebabkan hasil tertentu tampak menarik.
Jadi disini Beliau lebih menekankan kalau manusia tidak jauh dari kebutuhan. Agar manusia bisa mencapai suatu kebutuhan tertentu, maka manusia harus mempunyai motivasi.
Setelah menerangkan tentang kebutuhan, Beliau lalu melanjutkan ke kebutuhan manusia dan teori motivasi. Ada bebrapa teori motivasi dan kebutuhan disini menurut bebrapa pakar di dunia. 
  1. Hirarki of Needs Theory (Maslow)
Maslow berteori bahwa ada 5 faktor yang sangat mempegaruhi kebutuhan yaitu :
  • Physiological
  • Safety
  • Social
  • Esteem
  • Self Actualization
        2. ERG Theory (Clayton Alderfer)
dibagi menjadi 3 faktor :
  • Existence (eksistensi)
  • Relatedness (keterkaitan)
  • Growth (pertumbuhan)
        3. Theory X and Theory Y (Douglas McGregor)
  • Theory X : berasumsi bahwa karyawan2 tidak suka bekerja, berambisi rendah, cenderung menghindari tanggung jawab.
  • Theory Y : berasumsi bahwa karyawan2 senang bekerja, bertanggung jawab tinggi, cepat dalam mengambil keputusan, dan bisa mengendalikan diri. 
P. Bambang juga menambahkan singkatan yang bisa dijadikan prinsip bagi kita.
P.O.W.E.R
P = Positive Attitude
O = Other people
W = Words
E = Expand
R = Realize your goal

Sebelum menutup materi, P. Bambang memberi tips2 pada kami untuk persiapan & perubahan sikap kerja :
  1. Bentuk sikap & kebiasaan Proaktif
  2. Melayani banyak bidang lain
  3. Selalu siap berubah
  4. Tampil terbaik agar orang lain puas
  5. punya wawasan luas & minat beragam 
  6. Peduli keterpaduan kerja
  7. perilaku merefleksi kepribadian
  8. kerja berpikir & berpikir untuk bekerja
  9. Work with plan & plan to work
  10. Fun; excitement; inspiring; dinamic
Selanjutnya P. Julianto akan menerangkan soal Entrepreunership. Disini teman2 sudah mulai mengantuk, tapi saya langsung ke belakang untuk mencuci muka supaya berkonsentrasi pada materi selanjutnya.

   Tujuan kita belajar ttg Kewirausahaan (Entrepreuneurship)
  • Membangun motivasi & merubah mindset mahasiswa ttg Entrepreneur
  • Menumbuhkan kreatifitas
Definisi Kewirausahaan : --> Merupakan ilmu yg mempelajari ttg nilai, kemampuan dan perilaku seseorang dlm menghadapi tantangan hidupnya.

--> Kiat2 jadi Entrepreuneur
  • Tumbuh
  • Tujuan utama bukanlah untuk "KAYA" melainkan untuk "BERTUMBUH"
  • KAYA adalah akibat BUKAN TUJUAN
  • KAYA yang BERMARTABAT bukan sekedar kaya tapi KAYA yang melalui proses KEMANDIRIAN
Lalu Beliau menjelaskan ttg "mindset" seorang Entrepreneur kepada kami. yaitu
  1. Action oriented (bertindak)
  2. berpikir simple
  3. Selalu mencari peluang baru
  4. Mengejar peluang dengan disiplin tinggi
  5. Hanya mengambil peluang terbaik
  6. Fokus pada eksekusi
  7. Memfokuskan energi setiap orang dalam bisnis
Beliau juga menjelaskan ttg 3 ciri utama Entrepreneurship. Yaitu :
  1. Opportunity Creating
  2. Innovating
  3. Calculated Risk Tasking
Tidak terasa semua materi sudah selesai disamapaikan kedua Narasumber. Sebagai penutup P. Julianto memberikan suatu singkatan seperti yg dilakukan P. Bambang sebagai motivasi. yaitu\
A.T.M
A = Amati
T = Tiru
M = Modifikasi

Sungguh menarik apa yg telah disamapaikan kedua Beliau. Saya merasa mendapatkan pengetahuan baru yg sangat berharga bagaimana cara membangkitkan motivasi yg ada dalam diri kita dan juga untuk menjadi "entrepreneur" yg baik dan tidak salah tujuan. 

Setelah itu jam 12.00 pengumuman sebentar oleh kakak2 panitia OKK dan dari Kemahasiswaan, waktu menunjukkan pukul 13.00. Saatnya pulang. dan tidak lupa saya akan mencoba menerapkan meteri PERISAN hari ini.  Sekian terima kasih.
READ MORE.......................

Labels: